Cara Menghubungkan Domain dengan Web Hosting

By Sukarto Sudjono

Setelah membeli domain dan membeli web hosting untuk website Anda, kini saatnya Anda mempelajari cara menghubungkan domain dengan web hosting Anda.

Artikel Relevan yang Perlu Anda Pelajari
Jika Anda belum tahu cara beli domain dan belum memiliki web hosting, berikut 2 artikel relevan yang bisa Anda pelajari:

Untuk menghubungkan domain dengan web hosting, sekilas tampaknya seperti sesuatu yang rumit, tapi sebetulnya caranya sangatlah mudah. Cuma ada 2 langkah yang perlu Anda lakukan yaitu:

  1. Merubah DNS atau Name Server di domain Anda agar menunjuk ke web hosting Anda.
  2. Menyiapkan web hosting Anda agar siap menjadi ‘rumah’ bagi domain Anda (istilahnya melakukan add-on domain).

Jangan khawatir jika Anda merasa tidak mengerti maksud kata-kata tersebut saat ini karena bahasanya agak jorok (baca: teknis he..he..), berikut akan saya jelaskan detilnya dengan bahasa yang lebih sederhana.

LANGKAH 1: Merubah DNS atau Nameserver di Domain Anda

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah Anda perlu ‘memberitahu’ domain Anda agar menunjuk ke perusahaan hosting yang Anda gunakan. Istilah teknisnya adalah merubah DNS atau Nameserver (NS) dari domain Anda sehingga saat seseorang mengakses domain Anda, bisa diarahkan ke hosting yang Anda gunakan.

Setiap perusahaan hosting punya informasi DNS atau Name Server yang berbeda-beda. Biasanya informasi DNS atau Name Server ini  diinformasikan di email yang Anda terima saat Anda membeli account web hosting tersebut.

Nah misal Anda sudah tahu informasi Name Server dari perusahaan web hosting yang Anda gunakan, maka yang perlu Anda lakukan di Namecheap (atau tempat Anda beli domain) adalah mengubah DNS atau Nameserver dari domain yang Anda mau hubungkan dengan hosting Anda.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengubah Nameserver Domain:

STEP 1: Login ke account di website perusahaan tempat Anda beli domain, dalam contoh ini adalah NameCheap. Lalu saat tampil tampilan di bawah ini, klik menu “Domain List” yang terletak di sebelah kiri untuk melihat daftar domain yang Anda miliki.

DNS Namecheap 1

STEP 2: Setelah melihat daftar nama domain yang Anda miliki, klik tombol “manage” pada nama domain yang ingin Anda hubungkan dengan web hosting seperti contoh screenshot di bawah ini.

DNS Namecheap 2

STEP 3: Selanjutnya, di tab Domain, lihat dibawahnya, cari bagian Nameservers, ubah ke pilihan Custom seperti yang tampak di screenshot bawah ini.

namecheap-step3

STEP 4: Isikan Name Server atau Domain Name Server (DNS) ke #1 dan ke #2 sesuai dengan informasi Nameserver atau DNS webhosting yang Anda gunakan. Informasi ini biasanya Anda dapatkan dari cPanel hosting Anda atau di dalam email yang Anda terima dari perusahaan web hosting saat Anda membuka account hosting tersebut.

Sebagai contoh, jika Anda menggunakan hosting Site5, DNS yang biasanya diberikan adalah dns.site5.com  dan dns2.site5.com. Jika menggunakan Hostgator, DNS yang biasanya dicantumkan di emailnya adalah seperti nsXXXX.websitewelcome.com dimana XXXX adalah kombinasi angka.

Setelah mengisikan name server yang benar, lalu klik tombol Centang untuk Save. Lihat screenshot berikut untuk lebih jelasnya.

namecheap-step-4

PENTING: Perubahan DNS atau Nameserver ini seringkali bisa tampak perubahannya dalam waktu kurang dari 1 jam (terutama jika Anda menggunakan Namecheap), namun kadang memerlukan waktu hingga maksimal 2×24 jam untuk bisa tersebar ke seluruh dunia.

Jika Anda lebih suka belajar dengan melihat video, video berikut menunjukkan proses merubah DNS atau Nameserver seperti penjelasan diatas.

 

LANGKAH 2: Proses Add-On Domain di Hosting Anda

Setelah melakukan langkah pertama yaitu merubah DNS atau Nameserver di domain Anda, maka langkah kedua adalah menyiapkan web hosting Anda agar siap menjadi ‘rumah’ bagi domain tersebut. Istilah teknisnya melakukan add-on domain. Proses ini hanya perlu dilakukan untuk domain atau website kedua di hosting Anda.

KHUSUS untuk Domain Utama
Jika Anda membeli account web hosting dengan nama domain yang baru saja Anda rubah DNS nya di langkah sebelumnya, maka Anda tidak perlu melakukan proses apapun lagi.

Jadi misal Anda beli account web hosting dengan nama domain TokoBungaMawar.com (domain yang digunakan untuk beli hosting biasa disebut dengan Domain Utama atau primary domain) dan jika Anda sudah merubah DNS dari domain tersebut seperti penjelasan di langkah pertama, maka Anda sudah tidak perlu melakukan proses yang dijelaskan di bawah ini.

Berikut adalah step by step untuk melakukan proses add-on domain (hanya perlu dilakukan untuk domain/website kedua dan seterusnya):

STEP 1: Login ke cPanel atau control panel dari accoung web hosting Anda. Untuk URL, username dan password untuk mengakses ke cPanel hosting Anda, biasanya informasi ini diberikan via email oleh perusahaan web hosting saat selesai order web hosting.

Setelah berhasil masuk ke cPanel hosting Anda, cari dan klik icon yang bertulisan Add-On Domain seperti yang tampak di gambar berikut ini.

addon-domain-1

STEP 2: Isikan nama domain yang ingin Anda hubungkan ke hosting ini. Tentukan password (sebaiknya samakan dengan password cPanel Anda agar tidak terlalu banyak password yang perlu dicatat). Untuk subdomain dan folder, akan muncul sendiri, Anda tidak perlu mengisikannya. Setelah semua form terisi, klik Add Domain.

addon-domain-2

STEP 3: Jika proses addon-domain berhasil, akan muncul keterangan bahwa proses berhasil dan Anda akan melihat domain yang baru Anda tambahkan tersebut di daftar Add-on Domain, seperti yang tampak di bawah ini.

addon-domain-3

SELESAI!! Mudah bukan? 🙂

Setelah Anda melakukan beberapa kali, pasti hal ini sudah sangat mudah Anda lakukan. Jadi sebagai ringkasan tentang proses menghubungkan sebuah domain yang baru dibeli dengan sebuah web hosting yang Anda miliki adalah dengan melakukan 2 langkah yaitu:

  1. Merubah DNS atau Name Server di domain Anda agar menunjuk ke web hosting Anda.
  2. Melakukan Add-On Domain (khusus untuk domain kedua dan seterusnya di hosting Anda) agar account web hosting Anda siap menjadi ‘rumah’ bagi domain baru Anda.

Jika ada pertanyaan tentang proses diatas, silakan ditanyakan di bagian komentar di bawah ini.

Sukses Besar untuk Anda,
Sukarto Sudjono

 

PS: Jika Anda suka atau merasa artikel ini bermanfaat, tolong SHARE melalui tombol Social Media (Facebook, Twitter, Google+ atau Linkedin) yang kami sediakan. Terimakasih 🙂

Anda juga bisa memberikan komentar atau pertanyaan tentang artikel diatas. Saya berusaha membaca setiap komentar dan  menjawab pertanyaan yang masuk. 

  • Awalnya saya bingung, saya cuma mengerjakan langkah ke 1, yaitu ubah DNS server. Kok tidak ngefek ke website saya. ternyata langkah ke 2 saya belum jalankan. Hihihi. Terimakasih Pak Sukarto.

    • he..he.. syukurlah dah ketemu problemnya, kurang langkah 2 ternyata 🙂

      Sangat bisa dimaklumi karena baru pertama, setelah sering2 lakukan pasti dah gak usah pakai otak karena dah hapal he..he..

  • ahmad

    Jadi jika saya cuma punya 1 domain yg akan dihubungkan ke web hosting, saya cuma perlu melakukan langkah pertama?
    Karena langkah kedua itu hanya (jika) kita punya domain lain yg butuh tmpat hosting, maka kita hosting kan saja ke web server yg kita miliki tadi dan tidak perlu membeli web hosting baru lgi untuk domain kedua tadi. Begitu kan yah?

    • Apabila Anda beli domain di Namecheap misal domainA.com dan saat Anda register hosting di tempat lain (misal Siteground) menggunakan domain yg sama yaitu domainA.com sebagai Main Domain, maka Anda hanya perlu mengubah Name Server dari domainA.com di Namecheap sesuai dg Name Server hosting Anda saja.

      Apabila Anda ingin menaruh domain yg berbeda dengan Main Domain yg Anda daftarkan di hosting maka Anda perlu melakukan langkah Addons Domain.

  • mas saya mau bertanya setelah ganti nameservernya dengan hosting, apa langsung install wordpressnya ya?

    • setelah ganti DNS
      Anda perlu Add on Domain.

      Setelah Add on berhasil, silakan lanjut install wordpress untuk buat Websitenya.

      • mas ronny saya coba beli domain dan hosting dari namecheap, dan sudah terhubung apa saya perlu add on domain lagi?

        • Untuk add on dilakukan untuk domain kedua, ketiga dan seterusnya. Untuk domain pertama, (master / primary domain) di webhosting Anda, maka tidak perlu di add on kan lagi

  • Movie Box

    Mas saya sudah melakukan kedua langkah diatas, kemuadian saya instal web di domainnya trus saya buka domain di browser tp tidak bekerja (not found), tp ketika bikin subdomain trus saya instal dengan web yg sama bisa bekerja lancar, itu knp mas?

    • Kalau Anda membuat subdomain dari domain tsb, artinya, domain Anda sdh terhubung dengan baik antara perusahaan domain dengan webhosting Anda.

      Seharusnya lancar jg, apabila Anda install wordpress di domain utama Anda.
      Coba Anda bisa menanyakan perihal ini ke live chat webhosting Anda, supaya dibantu penyebabnya.

      Nanti kalau ada update, tolong sharing update di sini jg yaa.

  • muhammad

    mas boleh tanya

  • muhammad

    saya tidak bisa masuk ke web saya

  • humaerohhafizatun

    hosting itu rumahnya domain ya?

    • Hosting adalah tempat penyimpanan file nya.

      Anda bisa ceritakan lebih detail, errornya seperti apa. Jika masih terkendala dapat menanyakan juga live chat ke pihak hosting, di mana Anda membelinya. Nanti akan dibantu jg soal hal teknisnya.

  • Nunung Nurmillah Aminun

    Siang Pak SUkarto,

    Sy baru mau beli domain. Td apa maksudnya pak, domain utama itu? apakah yag pertama kita belikah? ato bgmn? sy mau beli domain, dan rencana mau pasang webhost di siteground. Apakah kalo website sy yg pertama berhasil., kedepannya sy bisa bangun lg web baru di host yg sama (sy mau Grow Big dlu utk awalnya)? Dan apakah harus beli lg nama domain baru dan host-nya atau tinggal duplikat sj dr yg udah duluan sy beli? Trus kl mau ganti nama domain di website kita yang lain gmn pak? Cheers, 🙂

    • Hallo Ibu Nunung
      Untuk satu hosting, bisa menggunakan satu domain atauupun lebih.

      Beli domain sesuaikan kebutuhan Anda. Jika Anda mau beli domain lagi untuk keperluan lain silakan dan pakai hosting Grow Big yang sama.

      • Nunung Nurmillah Aminun

        trimakasih pak Roni 🙂

    • Pada prinsipnya Grow Big bisa untuk beberapa website. Domain utama maksudnya adalah domain yg dipakai untuk registrasi/buka akun hosting.

      Di siteground, domain utama ini dikasi gratis. Utk domain ke 2 dst, bisa beli di namecheap, lebih murah daripada beli ke siteground.

      thx

      • Nunung Nurmillah Aminun

        Trimakasih pak, membantu skali informasiny.
        Tapi Pak Sukarto, kemarin sy udah trlanjur kebalik, beli domain pertama di namecheap, trus hostingnya di siteground, sy gak tau kl utk domain utama rupax gak perlu beli dulu. Jadi gmn kl sdh begini pak?

        • Sudah beli hosting nya di siteground belum ya? Kalau beli, berarti waktu beli hosting, register a new domain, cari nama yg kira2 bakal dipakai juga.

          Kalau dah terlanjur beli hosting, tapi belum ambil free domain, coba live chat ama pihak Siteground, tanyakan bgmn cara ambil free domain.

          Setahu saya dulu ambil domain gratis harus waktu buka hosting, tapi siapa tahu policy ini berubah.

          thx

          • Nunung Nurmillah Aminun

            Trimakasih sx Pak Sukarto :):)

  • Nunung Nurmillah Aminun

    Siang Pak Sukarto,

    Sy mau pasang misal “BERITA” pada salah satu menu saya, trus sy mau pd sub menu sya terpasang beberapa nama media berita online, misal: Jawa Pos (sub menu). Apakah boleh sy langsung pasang link media berita tsb pada sub menu, sehingga ocostumer langsung bc berita koran online tsb dr website sya? kalo boleh, bgmn caranya pak? apakah tinggal pasang link dan ganti nama linknya di pretty link atau gmn? Mohon bantuannya.

    Oya, sy jg sdh masuk member area, tp knp blm bs akses materi2 yg ada ya pak? Tq.

    • Untuk pasang menu, Ibu Nunung, jika menggunakan wordpress, Anda dapat masuk ke menu Appearance -> Menu
      Anda bs menambahkan Menu dan Sub Menu di sana.

      Selama contentnya tidak copy paste, hal itu boleh boleh saja dilakukan.
      Tergantung keperluan Anda untuk apa ya? Disesuaikan dgn kebutuhan Anda.

      Untuk akses ke materi, tolong hubungi CS kami, di jam kerja, senin-jumat. Nanti akan dibantu untuk segera proses aksesnya.

  • Dwiki s

    nice sharing pak, lagi tunggu konfirmasi 2×24 jam dari rumah domainnya. mudah2an langsung bisa running.
    terimakasih artikelnya

  • cod bandung

    alhamdulillah akhirnya ketemu.
    terima kasih

  • Nak Master

    Gan ini kan cara untuk di cpanel kalau untuk di vps caranya ada ga ?

    • Untuk VPS, belum ada panduannya pak @nakmaster:disqus

  • Anang Leson Angelino

    artikel oke dg bahasa umum… mksih

  • Wuryana S

    masih nyoba2 ane

  • Nurul Huda

    mau tanya gan setelah berhasil merubah nama server di domain yang berbeda dan berhasil menghubungkan domain ke hosting lain bagaimana caranya instal wordpressnya.mohon bantuanya dan kirimkan lewat email saya hudan988@gmail.com saya tunggu mas jawabanya maklum lagi belajar cara menghubungkan domain dan hosting di tempat yang berbeda.

  • Fadli Nurrohman

    Thanks bro. .

  • Mau tanya gan…
    Saya punya domain tapi nebeng di hosting temen.
    Domain yang telah tersambung ke hosting bisa gak di pasang ke blogspot ?
    contohnya domain A (domain utama) dan sudah tersambung ke hosting, nah domain A tadi mau saya pasang untuk blogger bisa nggak ?
    Tujuannya supaya domain tersebut bisa di bikin sub domain

    • Jawabannya adalah tidak bisa. @caraaid:disqus
      Satu domain hanya bisa dipasang (add on domain) ke SALAH SATU hosting saja
      Pilih antara yg hosting atau ditempel di blogspot.