Cara Migrasi Website WordPress ke Hosting Baru

By Hans Richardo

migrasi-wordpress

Sebagai pebisnis online, Anda pasti akan mengalami dimana Anda ingin berpindah atau mengganti perusahaan hosting yang Anda gunakan. Mungkin perusahaan hosting lama Anda sudah lemot, customer service lambat dll, sehingga saat Anda membaca Dua Perusahaan Hosting yang Direkomendasi BBI, Anda memutuskan untuk berpindah ke perusahaan baru.

Nah tetapi untuk banyak orang, migrasi sebuah website yaitu proses memindahkan website Anda dari perusahaan hosting yang lama ke hosting yang baru adalah hal yang cukup membingungkan terutama bagi orang awam.

Oleh sebab itu, berikut ini kami akan jelaskan bagaimana melakukan migrasi atau pemindahan sebuah website WordPress dengan cara yang cukup mudah (bisa dilakukan oleh orang non teknis) dengan menggunakan sebuah plugin wordpress yang GRATIS (pasti suka kan kalau gratis he..he..)

Kelebihan cara migrasi yang akan dijelaskan berikut ini adalah:

  • Lebih mudah dan lebih cepat untuk dilakukan.
  • Tidak perlu mem-backup file dan database hosting asal secara manual.
  • Tidak perlu melakukan konfigurasi/pengaturan database pada hosting tujuan.
  • Tidak ada downtime atau waktu dimana website tidak bisa diakses saat proses pemindahan.

Untuk melakukan proses pemindahan website ini Anda perlu menggunakan bantuan sebuah plugin yang bernama Duplicator (ini plugin Gratis).

Silakan lihat bagaimana langkah demi langkah Cara Migrasi Website WordPress ke Hosting Baru  di video berikut :

 

Jadi sebagai ringkasan langkah-langkah yang Anda lakukan seperti penjelasan di video diatas adalah:

Langkah 1 : Buat dan Download File Package

  1. Login ke WP-Admin website yang akan dipindahkan.
  2. Install plugin Duplicator
  3. Pilih menu Duplicator kemudian Create Package
  4. Download package yang terdiri dari 2 file: Installer dan Archive (file zip).

Langkah 2 : Siapkan Hosting Tujuan dan Upload File Package

  1. Login ke cpanel hosting baru atau hosting tujuan.
  2. Lakukan Addon Domain (nama domain website yang mau dipindahkan)
  3. Masuk ke File Manager dan masuk ke folder domain yang baru saja di add-on domain.
  4. Upload package dari langkah sebelumnya, terdiri dari 2 file: Installer dan Archive

Langkah 3 : Install Package

  1. Akses  dengan template URL sebagai berikut:
    • http://[ip-server]/~[user hosting]/[nama-folder-domain]/
    • Contoh: http://192.210.123.5/~belajarb/sabunpapaya.org/
  2. Klik atau jalankan file installer.php
    – Buat Database dan User Database di cPanel
    – Klik Run Deployment
    – Ubah URL sesuai domain dan klik Run Update

Langkah 4: Update Nameserver

  1. Ubah Nameserver Domain dari hosting lama ke nameserver hosting baru.
  2. Tunggu hingga DNS berubah sempurna (maksimal 24 jam)
  3. Cek apakah domain sudah mengarah ke hosting baru dengan buka program Command Prompt (Windows) atau Terminal (Mac) kemudian ketik: ping namadomain.com untuk cek apakah IP Hosting sudah berubah ke hosting baru/tujuan.

Langkah 5: Finishing

  1. Setelah domain sudah menunjuk ke IP hosting baru, silakan login ke WP-Admin / Dashboard.
  2. Ubah URL pada menu: Settings – General
  3. Resave Permalinks via Settings – Permalinks
  4. Hapus File Package (Installer dan File Zip). PENTING dilakukan agar website Anda aman.
  5. Import WordPress ke dalam Softtaculous/Quick Install atau sistem instalasi wordpress yang digunakan di cPanel hosting Anda.

Jika ada pertanyaan tentang proses yang dijelaskan diatas, silakan tanyakan di bagian komentar di  bawah artikel ini.

Saat Anda ingin mendapatkan pemberitahuan otomatis dari YouTube, saat kami mem-publish video baru seperti diatas, silakan Langganan Video BBI.

Semoga bermanfaat, salam sukses selalu untuk kita semua,

Hans Richardo

 

PS: Jika Anda suka atau merasa artikel ini bermanfaat, tolong SHARE melalui tombol Social Media (Facebook, Twitter, Google+ atau Linkedin) yang kami sediakan.

Tak lupa, Anda juga bisa memberikan komentar atau pertanyaan Anda tentang isi artikel  di bagian komentar berikut ini. Saya selalu menyempatkan membaca setiap komentar dan  menjawab pertanyaan yang masuk.

Kedua hal tersebut, akan membantu saya tahu topik apa yang menarik bagi Anda sehingga saya bisa membuat artikel sejenis lebih banyak lagi. Terimakasih 🙂

 

Siap Membangun Bisnis Online yang Sukses? Klik untuk Mulai

  • Arulkediri

    Terima kasih Pak Hans

    Langkah diatas ada beberapa yang berbeda dari video seperti file installer ada 4 yang bisa dihapus secara otomatis oleh Pak Hans. sedangkan saya cuma ada 2 file installer dan hanya bisa dihapus secara manual. menurut Pak Hans apakah ini wajar?
    Artikel diatas Sangat membantu Pak karena saya juga pindah ke Siteground, oiya Pak semua proses kan sudah selesai. Apakah plugin duplicator tidak perlu dihapus?

    Terima kasih

    • Mungkin Coach Hans terlewatkan baca message ini. Saya coba bantu ya…

      Pada prinsipnya kalau dah berhasil proses migrasi, plugin duplicator bisa dihapus. thx

  • William Wikarsa

    saya ingin bertanya tentang artikel di atas, untuk website utama yang sama dengan hosting apakah caranya sama juga? terima kasih

  • Sang Pencerah

    ada trouble ini…Open Base Dir: ‘/home/jwiabcqq:/usr/lib/php:/usr/php4/lib/php:/usr/local/lib/php:/usr/local/php4/lib/php:/tmp’
    Issues
    might occur when [open_basedir] is enabled. Work with your server admin
    to disable this value in the php.ini file if you’re having issues
    building a package. [details]

  • heri

    Pake plugin duplicator itu data di batasi sampe 150mb , jadi data lebih dari itu ga bisa , percuma lebih baik jgn pake pihak ke 3 , tapi manual karna data bisa pindah berapa giga pun bisa ,itu yg bikin tutorial di yotube data nya dikit jadi lancar manding ranca banak ..

    Klo data nya bnyak ya ngaco

  • Ninik S. Hambali

    Pak Hans, mau nanya nih, apakah cara ini bisa juga untuk pindah hosting dengan nama domain yang berbeda ?

  • Lewi Edison Barus

    Selamat malam, saya mau migrasi website saya ke hosting yang baru tapi menemui kendala disaat akses URL, kendalanya seperti tulisan di bawah ini, saya mohon bantuannya semua kawan-kawan, terima kasih..

    403 – Forbidden Error
    You are not allowed to access this address.
    If the error persists, please contact the website webmaster

    If you are the webmaster of this site please log in to Cpanel and
    check the Error Logs. You will find the exact reason for this error
    there.

    Common reasons for this error are:

    1. Incorrect file/directory permissions: Below 644.
    In order files to be read by the webserver, their permissions
    have to be equal or above 644. You can update file permissions with a
    FTP client or through cPanel’s File Manager.

    2. Restrictive Apache directives inside .htaccess file.
    There are two Apache directives which can cause this error – ‘Deny from’ and ‘Options -Indexes’.