Dua Jenis Website Toko Online yang Efektif

By Sukarto Sudjono

Setelah mengetahui jawaban dari pertanyaan: Lebih Baik Mana, Jualan di Marketplace atau di Toko Online Sendiri, maka tentu Anda sekarang mulai lebih yakin tentang pentingnya memiliki website sendiri.

Banyak orang membangun bisnis onlinenya tidak dengan pondasi yang benar. Mereka jualan hanya di sosial media atau di forum atau di marketplace.

Memiliki website toko online sendiri dimana Anda memiliki kontrol sepenuhnya sangatlah penting dalam mengembangkan bisnis Anda untuk jangka panjang.

Anda tentu tetap perlu menggunakan berbagai strategi untuk mendatangkan pengunjung seperti aktif di Sosial Media, Forum Jual Beli ataupun di Marketplace, tetapi memiliki satu tempat yang sepenuhnya milik dan aset Anda (yaitu website Anda sendiri) sangatlah penting.

Nah pertanyaannya sekarang adalah website seperti apa yang Anda bangun untuk bisnis toko online atau online shop Anda?

Di artikel ini saya akan menjelaskan dua jenis website toko online yang efektif  yang bisa Anda buat agar bisnis Anda bisa terus berkembang untuk jangka panjang. Apa kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis website ini.

Sudah siap untuk mempelajarinya? 🙂 Ayo kita mulai…

1. Website Produk Spesifik

build-a-website

Saya ada menjelaskan di artikel Strategi Toko Online yang Efektif dengan Modal Terbatas, mengapa salah satu strategi yang bagus  untuk memulai bisnis toko online adalah membuat website yang menjual produk yang spesifik di sebuah niche.

Hal ini membuat website yang perlu dibuat jadi sederhana. Proses purchasing atau pembelian jadi sederhana. Stok barang jadi lebih sedikit. Infrastruktur website tidak perlu canggih-canggih dan kalau Anda pakai karyawan, sangat mudah untuk mengajarkan karyawan pengetahuan 1-2 produk. Betul tidak?

Pada prinsipnya, Anda bisa start small, dari sana bisa mengembangkan lebih besar seiring dengan pemahaman, komitmen dan pembelajaran Anda.

Berikut kelebihan dan kekurangan website produk spesifik.

Kelebihan Website Produk Spesifik

  1. Website produk spesifik lebih mudah dibuat.  Tidak perlu waktu yang terlalu lama untuk membuat website produk spesifik, apalagi jika Anda menggunakan metode yang kami ajarkan di training pelatihan yang kami selenggarakan, peserta awam pun bisa membuat sebuah website produk spesifik yang siap terima order hanya dalam waktu beberapa jam saja!
  2. Website produk spesifik lebih tinggi konversinya atau High Conversion Rate sehingga hanya membutuhkan sedikit pengunjung untuk bisa terjadi penjualan. Hal ini disebabkan karena website produk spesifik itu fokus ke produk tertentu yang memang dicari oleh pengunjung yang datang, jadi tidak terlalu banyak distraction yang menyebabkan orang menunda pembelian. Tentu saja ini dengan asumsi  bentuk layout dan elemen-elemen penting untuk membuat high conversion ada di website Anda (ada Trust Factor, istilahnya).
  3. Lebih mudah dibuat ranking dan masuk ke halaman satu di Google. Ada hal-hal yang bisa diatur dan dioptimalkan di website produk spesifik sehingga lebih mudah untuk ranking dan masuk halaman satu di Google. Saat itu terjadi, Anda bisa dapat free traffic (trafik gratis) selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun ke depan (telah dibuktikan oleh kami dan para alumni kami dimana website kami ranking dan masuk halaman satu di Google selama beberapa tahun).

Kekurangan Website Produk Spesifik

Walaupun memiliki banyak kelebihan, website produk spesifik juga memiliki beberapa kelemahan penting yaitu:

  1. Customer tidak tahu produk lain yang Anda jual selain yang tercantum di website produk spesifik Anda. Kalau customer Anda (si A misalkan) beli produk X di website produk spesifik X Anda, maka si A pikir Anda cuma jual produk X, sehingga saat si A membutuhkan produk lain, dia akan pergi ke orang lain. Anda jadi kehilangan omset dari si A dan bisa jadi kehilangan si A selamanya jika penjual yang lain ‘lebih cerdas’ dalam me-maintain customer.
  2. Customer biasanya tidak ingat alamat website produk spesifik Anda. Biasanya alamat website atau nama domain dari website produk spesifik adalah nama produk  itu sendiri. Jadi biasanya agak panjang dan sulit diingat, apalagi kalau extension domainnya .net atau .org  atau lainnya 🙂 Hal ini seringkali menyebabkan si customer lupa dan susah kembali ke website Anda sehingga kesempatan untuk repeat order bisa hilang. Tidak ingat alamat website Anda ini tentu juga menyulitkan customer untuk mereferensikan website Anda ke teman atau keluarganya. Sayang sekali, bukan?
  3. Anda tidak membangun brand yang akan populer dan dikenal orang. Jika Anda hanya memiliki banyak website produk spesifik, Anda memang akan mendapatkan customer, omset dan profit, tetapi Anda tidak sedang membangun sebuah brand atau merk yang dikenal orang. Padahal salah satu prinsip dasar membangun sebuah bisnis untuk jangka panjang adalah membangun brand atau merk yang diingat dan dikenal banyak orang, terutama customer Anda.
  4. Memiliki dan memelihara banyak website lebih repot dibanding hanya memelihara sedikit atau satu website. WordPress, theme dan plugin sering terjadi update. Apalagi kalau sampai harus harus ganti detil kontak atau CS di banyak website.
  5. Sistem perhitungan ongkos kirim secara otomatis tidak ada karena memang website produk spesifik dibuat dengan sistem yang lebih sederhana.

Dan masih ada beberapa kelemahan lainnya. Oleh sebab itu di workshop kami, ada dijelaskan pentingnya untuk naik ke level selanjutnya yaitu dengan membangun website jenis kedua yaitu Website Brand Store.

2. Website Brand Store

build-brandstore

Brand Store adalah istilah kami untuk menyebut website toko online yang menjual multi produk dengan menggunakan nama domain atau alamat website berupa sebuah brand/merk atau sebuah nama yang Anda ingin populerkan atau diingat oleh orang lain.

Contoh Brand Store di Indonesia adalah seperti:

  • Bhinneka.com yang sampai sekarang orang masih mengingatnya sebagai toko online untuk peralatan komputer dan teknologi lainnya.
  • Zalora yang fokus di niche fashion.
  • Plaza Kamera di bidang kamera dan aksesorisnya.

Kami  menyarankan Anda untuk membangun Brand Store di dalam satu niche/kategori.  Jadi bukan cuma jual satu atau dua produk tetapi menjual berbagai macam produk tetapi masih  di dalam satu niche/kategori.

Jadi misal niche yang Anda pilih adalah produk-produk untuk bayi maka Anda bisa menjual produk-produk yang berhubungan dengan bayi seperti pakaian bayi, makanan bayi, mainan untuk bayi dan seterusnya.

Kalau Anda menjual produk yang campur-campur, dari makanan, produk kecantikan, pelangsing, barang unik, elektronik dan lain-lain di dalam sebuah brand store Anda, jadinya tidak jelas, sebenarnya ini toko online tentang apa dan orang akan kesulitan untuk mengingat Brand Store Anda.

Jadi jangan menjadi Online Shopping Mall, biarkan itu dilakukan oleh pemain besar yang punya modal tidak terbatas 🙂 Untuk sebagian besar orang, lebih baik membangun store di sebuah niche/kategori.

Kelebihan Website Brand Store

  1. Customer Anda jadi tahu semua produk yang Anda jual sehingga mereka tidak ‘pindah ke lain hati’ saat membutuhkan produk lainnya. Seorang customer yang sudah pernah membeli pada Anda, sudah memiliki trust/kepercayaan pada Anda sehingga lebih mudah membeli produk lainnya dari Anda, dibanding dari orang lain yang belum mereka kenal.
  2. Nama atau alamat website Brand Store yang cenderung pendek (dengan extension .com atau .id) lebih mudah diingat orang sehingga customer akan mudah untuk kembali ke website Anda untuk repeat order atau melihat-lihat atau membeli produk lainnya. Selain itu, customer Anda juga akan lebih mudah mereferensikan website Anda ke teman atau keluarganya.
  3. Website Brand Store biasanya dibuat dengan software/sistem yang lebih canggih sehingga toko online Anda bisa memiliki banyak kecanggihan dan kemudahan seperti:
    • Bisa menambahkan produk baru dengan mudah.
    • Bisa menjual produk yang memiliki variasi (warna, ukuran, rasa dll)
    • Bisa menampilkan produk terlaris secara otomatis di halaman depan.
    • Ongkos kirim bisa terhitung otomatis sesuai produk yang dibeli.
    • Bisa membuat program promo diskon dengan berbagai variasi promosi.
    • Bisa memiliki sistem harga berjenjang sesuai dengan jumlah pembelian.
    • Bisa menandai sebuah produk Out of Stock atau Stok Habis.
    • Bisa melihat history pembelian seseorang customer.
    • Bisa diintegrasikan dengan email marketing atau SMS.
    • Customer bisa memberikan review tentang produk atau testimoni pengalaman belanja.
    • Dan bisa terus dikembangkan dengan menambah plugin-plugin yang diperlukan.

Kekurangan Website Brand Store

Website Brand Store tetapi juga memiliki kekurangan yang perlu Anda ketahui yaitu :

  1. Proses pembuatannya lebih lama dan lebih kompleks. Dibutuhkan waktu, sumber daya dan perhatian yang lumayan untuk membuat sebuah website Brand Store yang benar-benar bagus.
     
    Itulah sebabnya saya sering bilang, buat website produk spesifik itu seperti Sprint atau Lari Cepat, lari sebentar sudah selesai. Tetapi kalau membuat Brand Store itu ibarat Maraton atau Lari Jarak Jauh. Selalu ada yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki di sebuah Brand Store. 
     
    Tetapi kuncinya adalah Jangan Kejar Kesempurnaan melainkan Progres. Buat dan launch Brand Store Anda versi 1, setelah itu ditingkatkan agar semakin hari semakin baik.
  2. Tingkat konversi atau Conversion Rate bisa rendah jika Anda tidak mengerti tentang layout Brand Store yang konversi tinggi seperti apa.
     
    Sebagai contoh, seseorang mencari produk pelangsing A, lalu menemukan website Anda yang menjual 10 macam produk pelangsing, salah satunya adalah produk A. Orang ini lalu mulai membaca penjelasan masing-masing produk pelangsing ini, lalu dia mulai bingung, wah bagus yang mana ya, semua tampaknya bagus. 
     
    Akhirnya setelah menghabiskan waktu lebih dari 30 menit baca sana sini, karena bingung, akhirnya dia mengatakan pada dirinya, ya sudah nanti saja diputuskan dan akhirnya pergi, gak jadi beli 🙂 Jadi Anda harus belajar tips dan triknya agar kesalahan ini tidak terjadi pada Anda.

Jadi dari penjelasan diatas, Anda sekarang sudah mengerti apa plus dan minus dari dua jenis website toko online yang efektif.

Website yang mana yang perlu Anda buat? 

Jawabannya adalah : tergantung 🙂

Setiap pelaku bisnis punya situasi yang berbeda, jadi jawaban yang tepat tentu tergantung situasi Anda. Di bawah ini saya memberikan beberapa petunjuk.

Jika Anda sudah memiliki toko atau bisnis offline yang menjual produk dengan banyak variasi, misal jilbab wanita atau tas sekolah anak atau lainnya, maka Anda sebaiknya memang langsung membuat sebuah Brand Store agar Anda bisa menampilkan seluruh produk yang Anda jual.

Jika Anda sudah menjalankan bisnis toko online, menjual berbagai macam produk dan punya customer cukup banyak (dari website, sosial media, marketplace, forum dll) maka Anda bisa meningkatkan bisnis Anda dengan membuat Brand Store.

Jika Anda baru mulai di bisnis toko online, baru punya satu produk dan baru punya beberapa customer, saran saya Anda terus membangun website produk spesifik terlebih dahulu. Dapatkan banyak customer, setelah itu baru buat Brand Store.

Semoga apa yang saya bahas di artikel ini bisa bermanfaat agar semakin memperjelas peta yang harus Anda lalui di bisnis toko online.

Nah silakan jelaskan di komentar, website toko online yang mana yang Anda miliki sekarang ini? Jika belum punya, apa kendala Anda? Dan apakah Anda sudah siap membangun sebuah Brand Store atau belum?

Bagi Anda yang sudah siap membangun Brand Store, di artikel berikutnya saya akan menjelaskan, apa platform dan sistem yang kami sarankan untuk membangun Brand Store yang Powerful.

Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Sukses Besar untuk Anda,
Sukarto Sudjono

 

PS: Jika Anda suka atau merasa artikel ini bermanfaat, tolong SHARE melalui tombol Social Media (Facebook, Twitter, Google+ atau Linkedin) yang kami sediakan. Terimakasih 🙂

Anda juga bisa memberikan komentar atau pertanyaan tentang artikel diatas. Saya berusaha membaca setiap komentar dan  menjawab pertanyaan yang masuk. 

  • Manchunian Plis Sedjati

    Saya baru mulai jualan online(dropshipper) lewat BBM,Facebook, Twitter dan Instagram Pak.
    Transaksinya pun masih belum setiap hari.
    Jadi Toko Online yang seperti apa yag bapak Sukarto sarankan untuk saya ya Pak?

    • Jika sudah jual bermacam-macam produk dalam 1 niche, apalagi sudah punya lumayan banyak customer, saya sarankan buat Brand Store sehingga bisa mengarahkan semua customer yg dimiliki ke website itu.

      Tetapi untuk bisa menambah penjualan secara cepat dan tiap hari order masuk terus, tanpa berhenti, nah ilmu itu yang diajarkan di Workshop MTO 🙂

      thx

      • Manchunian Plis Sedjati

        Wah itu yang menjadi mimpi saya Pak.
        Semoga saya segera bisa ikut Workshop MTO agar bisa segera mewujudkan akan ada order setiap hari 🙂

  • Wah sharing menarik nih dari pak Herwanto, saya turut senang bahwa online course ASB HSC bisa membuat Anda start di pasar lokal dan sukses menghasilkan 🙂

    Karena sekarang masih di blogspot semua, saya sarankan Anda untuk segera membuat website untuk masing-masing niche tsb. Lalu di blogspot masing-masing bisa diarahkan orang ke store yang pakai nama domain Anda sendiri.

    Blogspot kadang bisa menutup secara tiba-tiba akun tanpa alasan yg jelas. Sudah banyak yg mengalami. Jadi jangan bergantung pada property milik orang lain. thx

  • “Dapatkan banyak customer, setelah itu baru buat Brand Store.”

    Kriteria “banyak” itu berapa ya, Pak?

    • ratusan atau ribuan customer. pak @armanketigabelas:disqus
      katakan dalam shari sdh ada order rutin 20-30 paket shari. 🙂